
Jakarta, Leather SR Indonesia
—
Tom Holland mengira Christopher Nolan membenci penampilannya kala syuting
The Odyssey
lantaran sutradara tersebut terus-menerus meminta “cut” kala Holland berakting.
Dalam wawancara dengan Fandango, Holland kemudian mengetahui bahwa Nolan yang menggunakan kamera IMAX hanya memiliki durasi tiga menit dalam sekali rekam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bekerja dengan kamera IMAX untuk pertama kalinya adalah sebuah pengalaman,” kata Holland seperti diberitakan
Variety
pada Minggu (5/7). “Ini tidak seperti apa pun yang pernah saya lihat sebelumnya, dan saya tidak tahu bahwa durasinya hanya tiga menit.”
“Jadi, saya ingat Nolan terus memotong [adegan], dan saya bersama Jon [Bernthal] bilang ‘Mengapa dia terus memotong? Mengapa dia terus melakukan itu?’ Dan dalam pikiran saya, saya berpikir, ‘Apakah dia tidak suka dengan apa yang kita lakukan? Apa yang terjadi?'”
“Dan kemudian, saya ingat sebenarnya [koordinator aksi] George Cottle yang berkata, ‘Tidak, tidak, tidak, hanya ada tiga menit di dalam camera magazine’ Saya langsung, ‘Oh, syukurlah.’ Saya pikir saya benar-benar gagal total dalam adegan ini.”
Dalam The Odyssey, Tom Holland berperan sebagai Telemachus, putra Odysseus yang diperankan Matt Damon. Selain mereka, ada juga Anne Hathaway, Robert Pattinson, Lupita Nyong’o, dan Zendaya.
Sebelumnya ketika wawancara dengan GQ, Tom Holland mengatakan bahwa bekerja dengan Nolan di The Odyssey adalah “pengalaman terbaik yang pernah saya alami di lokasi syuting.”
“Bekerja dengan Chris, mengenal dia dan Emma [Thomas] benar-benar fantastis. Saya belum pernah melihat seseorang yang dapat bekerja seperti mereka, dan ada alasan mengapa mereka adalah yang terbaik di bisnis ini,” kata Holland.
“Mendapatkan tempat duduk di barisan depan dan menjadi bagian dari proses serta berkolaborasi dengan seorang ahli sejati dalam bidangnya dan belajar darinya adalah pengalaman terbaik yang pernah saya alami.”
The Odyssey menjadi film panjang ke-13 yang disutradarai Christopher Nolan. Ia menulis skenario berdasarkan puisi epos kuno Yunani, Odyssey, dan memproduksinya bersama Emma Thomas di bawah perusahaan produksi mereka, Syncopy.
Epos ini mengisahkan pahlawan Yunani bernama Odysseus yang juga seorang raja di Ithaca. Ia dikisahkan tengah dalam perjalanan pulangnya setelah masa Perang Troya selama satu dekade.
Perjalanan pulang dari Troy ke Ithaca itu berlangsung 10 tahun, melewati Afrika hingga Eropa selatan. Odysseus bersama pasukannya juga menghadapi berbagai ancaman selama perjalanan itu, hingga semua awaknya terbunuh.
The Odyssey tayang di bioskop pada 17 Juli 2026.
[Gambas:Youtube]
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Leather SR]
Baca lagi: Komdigi: Tingkat Kesuksesan Registrasi Biometrik Tembus 83 Persen
Baca lagi: Sambut 5 Abad DKI, PAM Jaya Wujudkan Air Bersih Merata di Jakarta
Baca lagi: Tri Tito: Perlindungan Anak di Era Digital Tak Cukup Andalkan Ortu




4 Responses
Saya berharap blog ini terus aktif membagikan informasi terbaru. Saya juga menemukan beberapa bacaan menarik di [http://ibiblio.org/pub/Linux/docs/LDP/linuxfocus/Castellano/July2002/article245.shtml](http://ibiblio.org/pub/Linux/docs/LDP/linuxfocus/Castellano/July2002/article245.shtml).
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=302856 di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Saya jadi lebih paham setelah membaca artikel ini. Kebetulan saya juga menemukan https://kldp.org/comment/259007 yang membahas topik serupa dengan cukup lengkap.
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1200929228 yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.