
Jakarta, Leather SR Indonesia
—
Netflix berhasil memenangkan hak produksi film
Sesame Street
setelah mengungguli pesaing lain dalam proses penawaran yang melibatkan dua perusahaan besar.
Perebutan hak film Sesame Street berlangsung selama sekitar satu tahun terakhir. Netflix disebut berhasil menyingkirkan Universal dan menurut sejumlah sumber, Warner Bros.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan
The Hollywood Reporter
pada Sabtu (20/6), Warner Bros tidak pernah berhasil merealisasikan proyek film Sesame Street meski telah memegang hak film tersebut selama sekitar satu dekade. Hal itu yang membuat Warner Bros mundur lebih awal dari persaingan.
Setelah itu, Netflix dan Paramount sempat menunjukkan minat untuk mengakuisisi hak tersebut. Namun, di tengah situasi, Universal menunjukkan eksistensinya menjadi pesaing kuat dengan melibatkan duo sutradara, Daniel Kwan dan Daniel Scheinert, alias The Daniels.
Duo sutradara tersebut dikenal lewat film Everything Everywhere All at Once sebagai produser. Selain itu, Phil Lord dan Christopher Miller juga turut bergabung dalam proyek tersebut. Meski demikian, menurut sumber terkait, tidak ada pihak yang dikaitkan sebagai sutradara.
Pada akhirnya, Netflix keluar sebagai pemenang. Serial televisi edukasi anak-anak yang telah lama tayang dan populer ini akan diproduksi oleh Rideback, rumah produksi di balik kesuksesan film live-action blockbuster seperti Lilo & Stitch dan Aladdin.
Setelah hak film dikantongi Netflix, proses produksi akan dipimpin oleh Jonathan Eirich dan Michael Lofaso. Sementara itu, Sesame Workshop, perusahaan di balik animasi populer ini juga akan terlibat sebagai produser.
Salah satu faktor yang membantu kemenangan Netflix adalah persetujuan Sesame Workshop terhadap pendekatan Rideback dalam mengembangkan materi cerita. Namun, hingga saat ini, belum ada sineas yang resmi ditunjuk untuk menggarap film tersebut.
Netflix juga menolak memberikan komentar terkait kabar tersebut.
Sesame Street dikenal sebagai rumah bagi karakter-karakter ikonis seperti Big Bird, Bert dan Ernie, Grover, Oscar the Grouch, Cookie Monster, dan Elmo.
Serial ini sebelumnya telah melahirkan dua adaptasi layar lebar, yakni Follow That Bird (1985) dan The Adventures of Elmo in Grouchland (1999).
Follow That Bird dibintangi oleh John Candy, Chevy Chase, dan Dave Thomas, serta menampilkan karakter-karakter boneka terkenal dari serial tersebut. Film itu didistribusikan oleh Warner Bros.
(van/end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Leather SR]
Baca lagi: Ancaman Narkoba Baru di Indonesia: Pod Getar hingga Gas Tawa Mematikan




4 Responses
pedoman sangat baik , ilmu tanpa batas setelah tau link ini http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/76/
biasa nya ga pernah dapat pelayanan yang memuaskan di tempat lain , tapi di link ini saya bisa mendapatkan ilmu yang baik https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/29/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://cadillacsociety.com/users/bong88living/ deh, lengkap parah!
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di https://cve.cert.hr/cve/CVE-2009-3523 lumayan buat bahan bacaan ekstra.