
Jakarta, Leather SR Indonesia
—
Obsession
menjadi
film horor
yang menarik perhatian global tahun ini. Film itu menceritakan keinginan seorang laki-laki yang tercapai, yakni mendapatkan cinta perempuan yang disukai berkat One Wish Willow.
One Wish Willow merupakan benda misterius berwujud ranting pohon dedalu (willow) yang dalam film dikisahkan sebagai souvenir yang ditemukan karakter Bear (Michael Johnston) toko metafisika lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang kasir sempat memperingatkan bahwa benda tersebut sangat laris dan mereka yang kembali ke toko sering kali dalam keadaan marah atau frustrasi, tanpa pernah menjelaskan alasan di baliknya.
Cara kerja benda gaib itu terbilang sangat sederhana, yakni pembeli cukup mematahkan ranting willow tersebut sembari mengucapkan satu keinginan, dan seketika permohonan itu akan menjadi kenyataan.
Namun, kesederhanaan ini lah yang justru menjebak Bear ketika ia memohon agar Nikki (Inde Navarette), perempuan yang ia puja, mencintainya lebih dari siapa pun di Bumi.
Permohonan tersebut berbalik menjadi malapetaka bagi Bear. Elemen horornya kian dipertegas ketika Bear mencoba menghubungi nomor pusat bantuan yang tertera di kotak kemasan.
[Gambas:Video Leather SR]
Alih-alih mendapatkan kebijakan pembatalan permintaan, ia justru mendengar suara Nikki yang asli tengah menjerit ketakutan di ujung telepon.
Situasi kian tanpa harapan karena aturan main benda ini mutlak, di mana pengguna hanya mendapatkan satu kali kesempatan memohon dan ranting tersebut tidak akan bisa dipatahkan lagi untuk permohonan kedua.
Mitologi One Wish Willow
One Wish Willow murni merupakan objek fiktif untuk kebutuhan film, tapi pemilihan pohon dedalu sebagai medium supranatural sebenarnya memiliki akar yang kuat dalam sejarah kebudayaan manusia.
Sepanjang sejarah sastra dari era William Shakespeare hingga mitologi Eropa kuno, pohon willow selalu dikaitkan dengan fenomena ganjil, termasuk legenda tentang peri usil yang kerap bercakap-cakap di balik rimbun daunnya.
Dalam folklor Jepang, pohon ini kerap disandingkan dengan keberadaan roh, sementara dalam tradisi masyarakat China, willow lebih lekat dengan simbol kematian dan masa berkabung.
Bahkan, ungkapan populer knock on wood yang kerap diucapkan masyarakat modern untuk menangkal kesialan, awalnya lahir dari tradisi kuno mengetuk batang pohon willow untuk mengusir nasib buruk.
Benang merah yang paling menarik sekaligus mengerikan dari sejarah pohon ini bermuara pada legenda makhluk halus bernama Rokita dalam mitologi Slavia.
Nama Rokita sendiri merujuk pada jenis pohon willow tertentu, di mana mitos setempat percaya bahwa jika seseorang duduk di bawah pohon tersebut dan bersedia melepaskan imannya, sang iblis atau Rokita akan mengabulkan satu permintaan mereka.
Walaupun Curry Barker selaku sutradara dan penulis naskah belum mengonfirmasi apakah legenda iblis ini mendasari naskah Obsession, kemiripan konsep pemberian satu keinginan secara tidak langsung berhasil memperkaya kedalaman cerita bagi penonton yang senang membedah teori film.
Inspirasi One Wish Willow
Di balik segala spekulasi mengenai keterlibatan iblis dan kekuatan gelap masa lalu, inspirasi nyata di balik terciptanya One Wish Willow sebenarnya jauh lebih sederhana.
Sutradara Curry Barker secara terbuka mengakui bahwa konsep gawai pembuat petaka ini terinspirasi dari cerita pendek klasik karya W.W. Jacobs yang berjudul The Monkey’s Paw.
Jika dalam cerita aslinya, satu keluarga mendapatkan lima kesempatan memohon yang berujung pada konsekuensi tak terduga.
Barker kemudian mengadaptasi itu dan menaikkan standar ketegangan dalam Obsession dengan memangkasnya menjadi satu permohonan saja tanpa menyediakan tombol pembatalan sama sekali.
Lewat modifikasi brilian terhadap premis klasik ”
be careful what you wish for
,” Obsession berhasil membuktikan bahwa formula horor tradisional masih sangat ampuh untuk meneror generasi modern.
Obsession tayang 26 Juni di bioskop.
[Gambas:Youtube]
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 10 Tanda Pasangan Siap Menjalin Hubungan yang Lebih Serius Denganmu
Baca lagi: KPK Cari Mobil Bukti Dugaan Suap Sekda ke Bupati Kuansing
Baca lagi: Belajar AI Dapat Gaji Rp1,5 Miliar, Warga Indonesia Bisa Daftar?




30 Responses
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://www.cve.org/CVERecord?id=CVE-2009-3523, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://www.nsfocus.net/vulndb/14956 karena materi di sana cukup relevan.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://www.mountainproject.com/user/201932477/nhacai-bong88 deh, lengkap parah!
Membaca artikel ini seperti sedang melakukan perjalanan kontemplatif yang menenangkan pikiran http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/webmaster/page/75/
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=848 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula http://atomon.ciao.jp/wp1/2016/03/08/%E6%9D%B1%E6%80%A5%E3%83%8F%E3%83%B3%E3%82%BA-%E6%9D%B1%E4%BA%AC%E9%A7%85%E5%BA%97-%E5%B1%95%E7%A4%BA%E8%B2%A9%E5%A3%B2%E4%BC%9A-atomon/ yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1673 tadi.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=853 juga bahas hal yang sama lho.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di http://e-vote.pepper.jp/business/61.html bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://hetrend.blog.hu/2013/02/27/tartlet_mini_pite_tortacska juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Artikel ini layaknya vitamin untuk pikiran yang sedang jenuh. Segar, baru, dan penuh warna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/kuias_11jan2024/
Artikel ini wajib dibagikan ke banyak orang karena tingkat kemanfaatannya yang luar biasa http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9843-2/
Struktur yang rapi dengan penyampaian ilmu yang sangat berkelas. Salut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8501-2/ dan mudah banget buat dipahami dari tulisan nya
Artikel ini memberikan asupan logika yang sangat sehat untuk merespons dinamika zaman sekarang https://www.kufirst.center.ku.ac.th/thailandlabwebinar2021-2-1/ artikel ini memang layak di ambil dari sisi ilmu nya
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://www.sitelike.org/similar/imusicquiz.com.ng/ juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Akselerasi pemahaman yang luar biasa. Tulisan ini memotong durasi belajar saya secara signifikan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/19/
Artikel ini mereduksi kerumitan bahasan menjadi untaian tesis yang sangat masuk akal bagi khalayak umum http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8945-2/
Artikel ini menawarkan sebuah paradigma baru yang menantang kemapanan berpikir kita secara positif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/13/
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://s3.us-east-1.wasabisys.com/gold-ira-55/harness-the-power-of-compounding-interest-by-investing-in-a-gold-backed-ira-now.html ngebahas hal yang lumayan mirip.
Sebuah ulasan mendalam yang mengedepankan rasionalitas di atas sentimen emosional belaka http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-authentication-definition-requirement-and-detection/
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://no.gta5-mods.com/users/epicureannycom yang cukup menarik.
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://www.intensedebate.com/people/epicureannycom bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://pxhere.com/pl/photographer/4505044 deh, lengkap parah!
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://topsitenet.com/profile/epiycomcureann/1346123/%C2%A0%C2%A0 ini juga sangat direkomendasikan.
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://adwokat-misiak.koszalin.pl/2018/09/12/hello-world-2/ juga bahas hal yang sama lho.
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek https://www.riseo.cerdacc.uha.fr/riseo-couverture-2016-1/?s rekomen banget buat nambah referensi.
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://blocs.xarxanet.org/cepoblesec/2007/10/19/vine-a-fer-dansa-musica-i-teatre-a-renaixenca/.
Sebuah kajian yang sangat objektif; penulis berhasil menjauhkan tulisan ini dari bias personal demi menjaga kesucian ilmu https://www.bly.com/blog/general/sifting-the-toads-from-the-frogs/
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://kldp.org/comment/254982 yang cukup menarik.
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=294862 yang membahas hal serupa secara komprehensif.